Lombok Barat— Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lombok Barat menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Sekotong, Sabtu (24/1/2026).
Donasi ini berasal dari para guru Se-Lombok Barat yang tergabung dalam organisasi PGRI. Jumlah donasi yang terkumpul sekitar puluhan juta lebih.
Bantuan tersebut difokuskan pada kebutuhan pendidikan bagi ratusan siswa dan puluhan guru yang terdampak bencana. Proses penyaluran bantuan diawali dengan dropping logistik di titik kumpul pertama, SMP Negeri 1 Sekotong. Dari lokasi tersebut, bantuan kemudian didistribusikan menggunakan armada lokal menuju SD Negeri 3 Buwun Mas yang menjadi salah satu sasaran utama penyaluran.

Ketua PGRI Kabupaten Lombok Barat H. Akhmad Sujai menyampaikan bahwa banjir yang melanda wilayah Sekotong telah berdampak signifikan terhadap aktivitas pendidikan. Sejumlah siswa kehilangan perlengkapan sekolah, sementara fasilitas belajar mengajar mengalami kerusakan.
“Karena itu, bantuan yang disalurkan difokuskan pada peralatan dan kebutuhan sekolah dan sembako agar proses pembelajaran dapat segera kembali berjalan,” ujarnya.
Bantuan tersebut meliputi perlengkapan belajar siswa serta kebutuhan penunjang bagi guru. Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi bersama Pengurus Cabang PGRI Sekotong dan PGRI Cabang Batulayar guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran berjalan lancar dan sesuai rencana. PGRI Lombok Barat berharap bantuan ini dapat meringankan beban para siswa dan guru serta menjadi bentuk solidaritas insan pendidikan terhadap sesama yang terdampak bencana. Ini adalah wujud kepedulian dan gotong royong guru. Pendidikan harus tetap berjalan, meski di tengah situasi sulit,” kata Ketua cabang PGRI Kecamatan Sekotong Dedi panggilan akrab yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

