LOMBOK BARAT — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lombok Barat menggelar rapat pengurus pada Minggu (8/3/2026) di Sekretariat PGRI, Jalan Sudirman. Sekaligus berbuka bersama Pengurus PGRI.
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda organisasi, mulai dari pengelolaan iuran anggota hingga program peningkatan kompetensi guru.
Ketua PGRI Kabupaten Lombok Barat, H. Akhmad Sujai, mengatakan bahwa penguatan organisasi menjadi fokus utama dalam rapat tersebut, termasuk optimalisasi pengelolaan iuran anggota melalui sistem perbankan.

“Iuran anggota akan dikelola melalui Bank NTB dengan besaran Rp120.000 per anggota per tahun. Mekanisme ini diharapkan dapat memudahkan administrasi serta meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan organisasi,” kata Sujai.
Selain itu, rapat juga membahas rencana pelaksanaan kegiatan halal bihalal yang akan diselenggarakan oleh masing-masing cabang PGRI setelah Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota.
PGRI Lombok Barat juga merencanakan sejumlah program peningkatan kompetensi guru, salah satunya melalui forum diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas profesional guru serta memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, pengurus juga mengimbau seluruh anggota PGRI untuk menjaga solidaritas organisasi, termasuk dengan hadir melayat apabila ada anggota atau keluarga anggota yang meninggal dunia.
“Solidaritas dan kepedulian sosial antaranggota harus terus dijaga. Ini merupakan bagian dari nilai kebersamaan dalam organisasi PGRI,” ujar Sujai.
Rapat pengurus tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PGRI Kabupaten Lombok Barat serta perwakilan dari beberapa cabang di wilayah tersebut. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dengan harapan program organisasi dapat berjalan lebih efektif ke depan.
