
Lombok Barat — SMPN 2 Lingsar kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Lombok Barat. Prestasi tersebut diraih setelah para siswa berhasil menjadi juara di berbagai cabang lomba seni dan sastra yang dipertandingkan.
Berikut daftar prestasi yang diraih SMPN 2 Lingsar pada FLS3N Lombok Barat:
Juara 1 Menyanyi Solo
Juara 1 Dongeng
Juara 1 Ansambel
Juara 1 Musik Tradisional
Juara 2 Tari
Juara 2 Gambar
Juara 3 Menulis Cerpen
Juara 3 Pantomim
Kepala SMPN 2 Lingsar, Hj. Rukyatun Ulya, mengaku bangga dan bahagia atas capaian luar biasa para siswanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah karena membutuhkan perjuangan panjang dan latihan intensif setiap hari, termasuk pada hari libur.

“Sebagai kepala sekolah, saya merasa bangga dan bahagia atas semua capaian yang diraih siswa SMPN 2 Lingsar. Prestasi ini tidak mudah diraih karena para siswa harus mengorbankan waktu untuk latihan setiap hari, bahkan saat hari libur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, strategi sekolah hingga mampu meraih juara di berbagai cabang lomba dilakukan melalui pembinaan yang rutin dan terarah. Sekolah juga melakukan seleksi siswa berdasarkan bakat dan kemampuan masing-masing agar potensi mereka dapat berkembang secara maksimal.
Selain itu, dukungan penuh dari sekolah berupa fasilitas, motivasi, hingga pendampingan intensif menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Kerja sama antara guru, siswa, dan orang tua juga dinilai menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.
“Persiapan sudah dimulai beberapa bulan lalu. Setelah menjaring siswa sesuai bakatnya, kami melakukan latihan rutin. Semakin dekat dengan lomba, intensitas latihan terus ditingkatkan. Bahkan hari libur pun digunakan untuk latihan,” katanya.
Dalam mendukung pengembangan bakat seni dan sastra siswa, sekolah menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, pelatihan rutin, serta kesempatan mengikuti lomba dan pentas seni. Sekolah juga memberikan dukungan penuh, termasuk bantuan dana untuk kebutuhan latihan, perlengkapan, hingga persiapan lomba.

Menurut Hj. Rukyatun Ulya, guru pembina menjadi ujung tombak keberhasilan para siswa. Dedikasi mereka dalam melatih siswa, baik secara teknis maupun mental, menjadi investasi besar yang kini membuahkan hasil membanggakan.
“Mereka meluangkan waktu, tenaga, bahkan pikiran di luar jam mengajar demi mendampingi siswa. Hasilnya sekarang bisa dirasakan bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, SMPN 2 Lingsar memiliki program khusus pembinaan talenta bagi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pendampingan intensif sesuai minat dan bakat masing-masing. Sekolah juga mengadakan seleksi khusus bagi siswa yang dipersiapkan mengikuti berbagai ajang lomba.
Untuk membangun mental percaya diri siswa, sekolah menanamkan pola pikir bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil. Para siswa juga dibiasakan tampil di depan warga sekolah sebagai bagian dari latihan mental sebelum tampil di panggung lomba.
Meski demikian, proses persiapan lomba tidak lepas dari berbagai tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah membagi waktu antara kegiatan akademik dan latihan lomba agar keduanya tetap berjalan seimbang.
“Para siswa harus belajar lebih ekstra dibandingkan hari biasa agar prestasi akademik tetap terjaga di tengah padatnya jadwal latihan,” jelasnya.
Dukungan orang tua juga disebut sangat luar biasa. Mereka tidak hanya memberikan izin dan motivasi, tetapi juga hadir langsung memberikan dukungan saat perlombaan berlangsung.
Setelah berhasil meraih Juara Umum FLS3N, sekolah berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat dan kreativitasnya.
“Kami berharap prestasi ini bisa dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya dan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi. Kami juga berharap ada pembinaan khusus dari dinas terkait untuk persiapan ke tingkat berikutnya, misalnya dengan menghadirkan pakar atau ahli di beberapa cabang seni,” tutupnya.
